Apa Ada Tips yang Mungkin Bisa Saya Praktekkan untuk Menjadi Vegetarian?

.
Pertanyaan dari teman di email: Tios Marhenes

“Saya sudah lama ingin jadi vegetarian tapi paling lama cuma bertahan seminggu setelah itu kembali lagi mengkonsumsi daging. Kalo mas Adjie sendiri bagaimana ceritanya menuju vegetarian? Apa ada tips yg mungkin bisa saya praktekkan untuk menjadi vegetarian?”

Saya pun sampai sekarang masih belajar untuk menjadi vegetarian.
Vegetarian adalah salah satu cara saya untuk berlatih mengurangi. Dalam hal ini mengurangi makan daging, lalu selanjutnya tidak makan daging.
Dalam berlatih mengurangi, sadar penuh (mindfulness), welas asih, memaafkan, ikhlas, berdamai, dan lainnya yang berkaitan dengan perjalanan ke dalam diri, saya tidak menganut prinsip lebih cepat, lebih baik. Tapi lebih seperti filosofi Jawa, alon-alon waton kelakon, pelan-pelan asal dilakukan. Atau di Jepang, ada istilah Kaizen. Ini kebalikan dari inovasi.

Nah berkaitan dengan berlatih menjadi vegetarian, saya memulainya dengan perlahan.
Diawali dengan memperbanyak makan sayur, dan tetap makan daging.
Lalu dalam seminggu, ada satu kali makan yang tidak makan daging.
Berlanjut dengan dalam seminggu, ada 2 kali makan yang tidak makan daging.
Terus dalam seminggu, ada 3 kali makan (sehari) yang tidak makan daging.
Dan terus berlanjut, bertahap.

Atau bertahapnya dengan cara, diawali dengan tidak makan daging merah dulu (sapi dan kambing). Tapi masih makan ayam dan ikan.
Terus dilanjutkan dengan hanya makan ikan.
Sampai tidak makan daging.

Dengan perlahan dan bertahap seperti ini, saya merasa tidak mudah kembali lagi makan daging. Dan tetap menghormati orang-orang yang masih makan daging.

Jadi memang berlaku hukum alam semesta,
kalau cepat mendapatkannya, maka akan cepat juga kehilangannya …

Lebih lengkap perihal vegetarian, bisa tanya ke teman-teman baik saya: Gobind Vashdev, Wied Harry, Reza Gunawan, Yudhi Handoko Gejali.