Mulai dari Awal

Seringkali kita merasa, sesuatu akan menjadi lebih baik jika mulai lagi dari awal, tapi kita pun perlu belajar dari yang telah kita lalui.

Dunia kerja erat kaitannya dengan stres. Jika tak dikelola dengan baik, stres akan menjelma menjadi burnout, yaitu istilah dalam Psikologi yang diartikan sebagai kelelahan yang berlebihan dan berkepanjangan sehingga mengurangi minat untuk melakukan segala sesuatunya.

Burnout pun dapat dipicu oleh perasaan terjebak dalam pekerjaan yang salah.
Pernahkah kamu merasakannya? atau merasa terjebak dalam rutinitas?
Atau apakah kamu merasa terjerat dalam hubungan cinta yang sudah berakhir beberapa bulan bahkan beberapa tahun yang lalu? merasa terkungkung dalam situasi rumah tangga yang berantakan?
Atau apakah kamu merasa terbelenggu dalam bentuk tubuh dan kesehatan raga yang selama ini tidak sesuai keinginan dan tidak kamu jaga?

Cara termudah untuk menyembuhkan sebagian besar keadaan itu adalah dengan memulainya lagi semua dari awal. Memulainya lagi semua dari awal memang tak sesederhana mengatakannya atau menuliskannya. Tapi bayangkanlah … apa yang akan terjadi jika kita mampu memulainya lagi semua dari awal, layaknya kertas kosong.

Seringkali kita merasa sesuatu menjadi lebih baik jika mulai lagi dari awal, tapi kita pun perlu belajar dari yang telah kita lalui.

Kita merasa tak mampu memberi makna atas kesuksesan apalagi kegagalan yang kita alami karena kita, dengan sengaja maupun tidak, telah memasung pikiran kita sendiri dengan terus-menerus meyakini bahwa kita telah membuat pilihan yang salah. Memulai lagi semua dari awal seolah seperti impian yang tak kunjung terwujud. Tak jarang ketakutan untuk memulai lagi dari awal ditutupi dengan keyakinan bahwa segala sesuatu yang kita alami hingga detik ini merupakan pengalaman yang berharga. Saking menggenggam erat keadaan yang kita alami hingga sekarang, padahal kita tahu keadaan tersebut menyesakkan sekalipun, tetap saja membuat kita tak punya nyali untuk melepaskannya dan memulainya lagi dari awal.

Tak perlu terlalu erat menggenggam.
Sewajarnya saja.
Sehingga saat butuh dilepaskan, lebih mudah melepaskannya.

Terjadi perubahan besar saat kita memulai lagi semua dari awal, tapi karenanya kita lebih mampu mengatur sedemikian rupa, baik adanya. Memulai lagi semua dari awal memberi kita kesempatan untuk memperbaiki diri.

Dapatkan cerita inspirasi dan tips untuk mencipta BAHAGIA secara sederhana dengan gabung GRATIS di #BuletinSejenakHening.

Caranya: Tuliskan emailmu di kotak bawah ini lalu klik "subscribe" sehingga secara berkala, kamu akan mendapatkan email dari saya.